Berita

Pangkogabwilhan III: Abdon Kisamdu Beli Senjata di Yahukimo

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, mengungkapkan bahwa Wadanyon Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, mengakui rencananya untuk membeli senjata api di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Sebagaimana dilaporkan oleh Berita Terkini – ANTARA News, Abdon Kisamdu telah mentransfer uang sebanyak tiga kali kepada seseorang berinisial BA di Yahukimo. Rencananya, senjata api tersebut akan diterima di kali Distrik Dekai. Kisamdu mengaku baru pertama kali melakukan transaksi senjata di daerah yang bukan menjadi basis operasional kelompoknya.

Pengakuan dan Penangkapan Abdon Kisamdu

Menurut pernyataan Pangkogabwilhan, dalam komunikasi melalui WhatsApp dan media sosial, Kisamdu diarahkan untuk datang ke Distrik Yahukimo untuk membeli senjata dari BA. Setelah tiba di Bandara Nop Goliat Dekai, dia direncanakan dijemput oleh saudaranya yang berinisial KP untuk menuju lokasi transaksi. Namun, rencana itu gagal karena Kisamdu ditangkap oleh Satgas Kopasgat dan Satgas Mandala Koops TNI Habema di bandara pada tanggal 19 September.

Saat ini, aparat TNI sedang melacak keberadaan BA, yang diduga sebagai pemasok senjata api untuk TPNPB-OPM. Abdon Kisamdu merupakan salah satu dari individu yang telah lama menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Mabes Polri, sehingga penangkapan ini menjadi langkah signifikan dalam upaya penegakan hukum di daerah tersebut.

Dampak Penangkapan bagi Keamanan Wilayah

Penangkapan Abdon Kisamdu diharapkan dapat mengurangi potensi ancaman keamanan di Papua Pegunungan. Pangkogabwilhan III menekankan pentingnya pemantauan dan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang terlibat dalam penyelundupan senjata. Tindakan ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Papua, yang sering kali mengalami ketegangan akibat aktivitas kelompok separatis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *