Dito Ariotedjo Ungkap Peran Jokowi dalam Kuota Haji 2024
ACEHPUBLIKA.com — Dito Ariotedjo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, memberikan kesaksian di persidangan terkait tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 20.000 jemaah untuk 2024. Ia menyatakan bahwa tambahan kuota ini terkait dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi pada Oktober 2023.
Dito mengaku mendampingi Jokowi dalam kunjungan tersebut yang juga mencakup pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Mohammed bin Salman Al-Saud dan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-GCC. Dalam pertemuan itu, tambahan kuota haji disebutkan sebagai salah satu topik yang dibahas antara Jokowi dan pihak Kerajaan Arab Saudi.
Menurut Dito, tawaran kuota tambahan datang dari Raja Arab Saudi. Namun, ia menekankan bahwa pembicaraan meliputi berbagai sektor, termasuk investasi dan perdagangan.
“Yang saya tahu memang dari Raja menawarkan dan memberikan untuk tambahan. Tapi, tidak hanya sebatas kuota,” jelas Dito di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada 10 September 2026.
Perbincangan mengenai kuota haji terjadi saat makan siang, yang menjadi bagian akhir dari rangkaian pertemuan tersebut. Jaksa kemudian menggali informasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah tawaran kuota itu terkait dengan panjangnya antrean jemaah haji Indonesia. Namun, Dito mengaku tidak mendengar adanya pembahasan spesifik mengenai antrean haji dalam pertemuan tersebut.
