ACEH PUBLIKA | BANDA ACEH – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar edukasi perlindungan data pribadi remaja bagi pelajar SMP Negeri 8 Banda Aceh, Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini mengajak siswa menjaga privasi sekaligus memahami etika bermedia sosial secara bijak dan aman.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa membawakan permainan interaktif bertajuk “POST, PAUSE or STOP?” dengan tagline “Think Before You Share”.
Lewat permainan ini, siswa diajak memilah informasi menjadi tiga kelompok. Ada informasi yang aman dibagikan, ada yang perlu diperiksa atau disunting lebih dulu, dan ada yang sebaiknya tidak diunggah sama sekali karena berisiko.
Materi kegiatan disusun berdasarkan mini riset tentang tingkat literasi dan perilaku remaja dalam bermedia sosial.
Hasilnya menunjukkan sebagian besar remaja sudah mengetahui pentingnya menjaga data pribadi. Namun, penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih perlu diperkuat.
Karena itu, pendekatan yang dipakai tidak berhenti pada pemahaman. Siswa diharapkan mampu mengenali risiko yang bisa muncul jika kurang berhati-hati saat bermedia sosial, bukan sekadar tahu bahwa informasi pribadi harus dijaga.
Ketua pelaksana kegiatan, Alya Mukhbita Nur, mengatakan pihaknya ingin siswa lebih sadar terhadap apa yang mereka bagikan di media sosial.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga data pribadi, tetapi juga lebih sadar terhadap apa yang mereka bagikan di media sosial. Karena hal-hal yang terlihat sederhana seperti mengunggah informasi pribadi sebenarnya bisa menimbulkan risiko jika tidak dilakukan dengan bijak. Jadi, kami ingin siswa bisa lebih berhati-hati dan membiasakan diri untuk berpikir terlebih dahulu sebelum membagikan sesuatu di media sosial,” ujarnya.
Media sosial memang sudah menjadi bagian dari keseharian remaja. Platform ini dipakai sebagai sarana berkomunikasi, mencari hiburan, hingga mengekspresikan diri.
Meski begitu, penggunaannya perlu disertai pemahaman tentang keamanan digital, terutama dalam melindungi data pribadi agar tidak disalahgunakan pihak lain.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap siswa semakin bijak menggunakan media sosial dan mampu melindungi data pribadi remaja seusia mereka.
Para siswa juga diharapkan terbiasa berpikir sebelum mengunggah atau membagikan informasi.
Kesadaran tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.**
