Acara gotong royong melawan narkoba di Lhokseumawe.
ACEHPUBLIKA.com — Walikota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar SH MH, menyerukan jihad melawan narkoba di Gampong Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, pada Jumat, 30 Oktober 2026. Dalam acara ini, dia menyatakan bahwa perang terhadap narkoba adalah hal yang harus dilakukan, sejalan dengan pernyataan Kapolri.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Sayuti Abubakar sedang memimpin gotong royong yang dihadiri Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan dan Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Faisal. Kegiatan ini juga mencakup penertiban dan pemberantasan peredaran gelap narkotika.
Jihad melawan narkoba yang disuarakan Sayuti diharapkan menjadi model bagi gampong lain. Hal ini bertujuan memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman ini.
Diskusi dan Analisis Tindakan Jihad Anti Narkoba
Sayuti Abubakar bersama rombongan meninjau beberapa lokasi di kawasan Pusong Baru. Dalam peninjauan tersebut, mereka menemukan tempat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika. Alat yang digunakan untuk mengonsumsi narkotika juga ditemukan, dan pihak Polres Lhokseumawe membawa dua orang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Walikota menegaskan bahwa pemberantasan narkoba memerlukan komitmen dari semua unsur pemerintahan, aparat keamanan, serta masyarakat. “Kita harus melakukan jihad untuk memberantas narkoba, dan mendukung program Kapolri melalui langkah nyata,” ujar Sayuti Abubakar.
Dia juga menyampaikan bahwa Polres Lhokseumawe rutin melaksanakan kegiatan Subuh Keliling dan Jumat Keliling sebagai sarana sosialisasi bahaya narkoba. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjauhi narkotika dan berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaannya.
Langkah Nyata Dalam Memerangi Narkoba
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Lhokseumawe, TNI-Polri, aparatur gampong, dan masyarakat, gerakan Jihad Anti Narkoba diharapkan dapat melindungi generasi muda dari ancaman narkotika. Ajakan untuk memerangi narkoba juga disampaikan Sayuti dalam berbagai kesempatan, termasuk di luar acara gotong royong.
Dengan seruan ini, diharapkan masyarakat dapat bersatu untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba demi lingkungan yang aman dan sehat.
