Pelatihan teknik budidaya kopi di Kecamatan Tangse, Aceh.
ACEHPUBLIKA.com — Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan pelatihan teknik budidaya kopi bagi petani di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, pada 24-25 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya kopi Robusta secara efektif.
Sebagaimana dilaporkan oleh Media Civitas, pelatihan diikuti oleh petani dari tiga gampong di wilayah tersebut. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh USK untuk mendukung pengembangan komoditas kopi Robusta. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penerapan teknologi budidaya yang tepat.
Pentingnya Pelatihan untuk Peningkatan Produktivitas
Kepala Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh USK, Prof. Dr. Ir. Abubakar Karim, MS, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan kopi di Aceh. Ia menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas kopi bergantung pada pengetahuan petani dalam menerapkan teknik budidaya yang baik dan pemeliharaan kebun secara berkelanjutan. “Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani,” ujarnya.
Abubakar Karim juga menambahkan bahwa ke depan, pelatihan ini dapat diperluas untuk komoditas lain seperti kakao. Ia melihat bahwa banyak petani di Kecamatan Tangse juga membudidayakan kakao, meski tidak dikelola dengan baik. Pusat Riset Kopi dan Kakao Aceh USK siap memperluas pendampingan bagi petani kopi Robusta dan komoditas lainnya, dengan harapan inovasi teknologi dapat diterapkan langsung di lapangan.
Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Pelatihan ini dilakukan dalam dua sesi utama, yaitu penyampaian materi di kelas dan praktik lapangan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, petani, dan pemerintah daerah, hasil penelitian diharapkan dapat menjawab persoalan yang dihadapi petani. Dengan demikian, pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat langsung bagi peningkatan produktivitas dan kualitas kopi di Kabupaten Pidie.[]
Sumber: Media Civitas
