Daerah

Raih Penghargaan Serambi Award, LP2A: Kinerja Kanwil Kemenag Aceh Capai Kepuasan Publik

ACEHPUBLIKA.com | BANDA ACEH – Dr. Samsuardi, Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), memberikan apresiasi tinggi atas raihan Serambi Award oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh sebagai Penggerak Pemulihan Lembaga Agama Pascabencana.

Menurut Dr. Samsuardi, penghargaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan validasi objektif bahwa kinerja Kanwil Kemenag Aceh di bawah kepemimpinan Kakanwil Azhari telah melampaui ekspektasi publik dalam dua sektor vital: tanggap darurat bencana dan pengembangan pendidikan unggulan.

Dr. Samsuardi menilai, kepemimpinan Azhari berhasil menumbuhkan empati publik melalui respons cepat terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh. Konsolidasi ASN Kemenag Aceh dilakukan secara masif, mengirimkan ratusan relawan ke lokasi terdampak semenjak tahun 2025 dan 2026.

Kontribusi nyata tidak hanya berupa pembersihan lumpur, tetapi juga distribusi bantuan uang 85 Milyar tahun 2025 dan 2026, termasuk sembako dan makanan siap saji. Dampak kehadiran tim Kemenag dirasakan langsung oleh masyarakat di delapan kabupaten/kota, mulai dari Pidie Jaya, Bireun, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, hingga Beutong Ateuh Banggalang (Nagan Raya).

” Potret gebrakan ASN Kemenag menuai respon positif yang sangat masif. Pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak menjadi simbol pemulihan psikologis dan fisik bagi komunitas pendidikan pasca-bencana,” jelas Dr. Samsuardi.

Atas dedikasi tersebut, LP2A menegaskan bahwa Kanwil Kemenag Aceh layak menerima Serambi Award 2026 sebagai bentuk penghormatan negara terhadap pengabdian aparatur sipil yang humanis.

Namun, capaian Kanwil Kemenag Aceh tidak berhenti pada penanganan bencana. Dr. Samsuardi menyoroti keberhasilan signifikan dalam pengembangan pendidikan madrasah unggulan.

Masuknya MAN Insan Cendekia Aceh Timur dan MAN Model Banda Aceh tahun 2025 dan 2026 ke dalam daftar 1.000 Sekolah Terbaik Nasional menjadi bukti empiris peningkatan kualitas akademik.

Dalam tiga tahun terakhir, pelajar madrasah di bawah naungan Kanwil Kemenag Aceh konsisten meraih medali emas dan perak olimpiade tingkat nasional, mengindikasikan adanya perbaikan sistematis dalam pembinaan prestasi.

Terobosan paling monumental adalah realisasi pembangunan MAN Model Banda Aceh di lahan baru seluas belasan hektar. Setelah bertahun-tahun menunggu pergantian pimpinan tanpa hasil konkret, visi masyarakat Aceh akhirnya terwujud di tangan Kakanwil Azhari.

Melalui lobi strategis anggaran APBN Kemenag Pusat, pembebasan lahan dan konstruksi gedung baru berjalan lancar. Kunci keberhasilannya terletak pada ketegasan Azhari dalam menempatkan kepala madrasah yang mumpuni dan berintegritas, sehingga misi peningkatan mutu dapat dieksekusi tanpa hambatan birokrasi.

“Kinerja Kanwil Kemenag Aceh kini melampaui kepuasan publik. Kanwil Azhari tidak hanya pantas menerima Serambi Award untuk kategori pemulihan bencana, tetapi juga jauh lebih layak mendapatkan pengakuan dari seluruh pemangku kepentingan sebagai tokoh inspiratif dalam transformasi kualitas pendidikan madrasah di Aceh,” pungkas Dr. Samsuardi. (Red)