Masjid Tawfieq di Belgia Dirusak Kembali dengan Pesan Anti-Islam
ACEHPUBLIKA.com — Sebuah masjid di Belgia, Masjid Tawfieq, kembali menjadi sasaran vandalisme yang bernuansa anti-Islam. Insiden ini terjadi untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sepuluh hari, dengan pesan kebencian yang disemprotkan di bagian depan bangunan pada Selasa lalu.
Sebagaimana dilaporkan oleh Media Dakwah, serangan ini menjadi perhatian setelah tulisan “F*ck Islam” ditemukan di bagian depan masjid yang terletak di Kota Schelle, Provinsi Antwerpen. Muslim Rights Watch Belgium (MRWB) mengungkapkan bahwa ini adalah serangan kedua terhadap masjid tersebut dalam waktu singkat.
Ketua MRWB, Mohamed Amin Chaib, menegaskan pentingnya keamanan bagi tempat ibadah seperti Masjid Tawfieq. Ia juga meminta pihak berwenang untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap keamanan masjid dan tempat ibadah lainnya, mengingat ini bukan hanya sekedar tindakan vandalisme.
“Ini tidak bisa lagi dianggap sebagai tindakan vandalisme semata,” ujar Chaib.
Ia mempertanyakan apakah aparat akan memberikan respons yang sama jika tempat ibadah dari komunitas agama lain menjadi sasaran serangan serupa.
Kantor polisi Zona Rupel mengonfirmasi bahwa mereka tengah menyelidiki insiden ini untuk menentukan apakah pelaku yang sama terlibat dalam kedua aksi tersebut.
Insiden pertama terjadi pada 5 September, di mana masjid tersebut juga dirusak dengan tulisan bernada anti-Islam dan simbol swastika. Selain itu, kotoran anjing ditemukan di sekitar pintu masuk masjid, menambah daftar tindakan tidak terpuji yang mengarah pada komunitas Muslim.
Pengurus Masjid Tawfieq telah melaporkan insiden tersebut kepada polisi dan mengajukan pengaduan. Meskipun polisi telah melakukan penyelidikan, hingga saat ini belum ada tersangka yang berhasil diidentifikasi.
