Mahasiswa KKN USK Gelar Edukasi SADARI di SMAN 1 Bandar Baru, Dorong Remaja Peduli Deteksi Dini Kanker Payudara
ACEHPUBLIKA.com | PIDIE JAYA – Upaya meningkatkan literasi kesehatan remaja terus dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler 11 Periode XXIX melalui kegiatan sosialisasi SADARI (Periksa Payudara Sendiri) di SMA Negeri 1 Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam memberikan edukasi kesehatan kepada generasi muda, khususnya mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.
Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa dari Program Studi Ilmu Hukum, Pendidikan Dokter, Ilmu Keperawatan, Pendidikan Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Kehutanan tersebut bertujuan membekali para siswi dengan pengetahuan dasar mengenai kanker payudara, faktor risiko, gejala awal yang perlu diwaspadai, hingga teknik melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara benar dan mandiri.
Materi disampaikan secara komunikatif melalui presentasi interaktif, demonstrasi langkah-langkah SADARI menggunakan media edukasi, serta sesi diskusi yang memberi kesempatan kepada para peserta untuk bertanya secara terbuka. Pendekatan tersebut membuat suasana sosialisasi berlangsung aktif dan edukatif sehingga para siswi lebih mudah memahami pentingnya mengenali perubahan pada tubuh sejak dini.
Tidak hanya membahas teknik pemeriksaan, mahasiswa KKN juga mengajak peserta untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang teratur, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga berat badan ideal, serta menghindari kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Edukasi tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, Good Health and Well-being, yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui langkah promotif dan preventif.
Kepala SMA Negeri 1 Bandar Baru beserta dewan guru menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN USK dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang dinilai sangat relevan bagi remaja putri. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi penyampaian materi maupun diskusi.
Ketua Kelompok KKN Reguler 11, Ari Maulana, mengatakan bahwa edukasi mengenai SADARI merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten.
“Kami ingin para siswi memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sakit, tetapi dimulai dari kesadaran untuk mengenali kondisi tubuh sendiri. Melalui sosialisasi SADARI ini, kami berharap lahir generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan, berani melakukan deteksi dini, dan mampu menjadi penyambung informasi kesehatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa KKN berkomitmen menghadirkan program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan literasi kesehatan di kalangan remaja.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi sosialisasi satu hari, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan kesadaran melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit yang dapat dideteksi sejak dini,” tambah Ari.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN USK, Muhammad Sayuthi, S.P., M.P., memberikan apresiasi atas inisiatif Kelompok Reguler 11 yang diketuai Ari Maulana. Menurutnya, program tersebut mencerminkan kolaborasi lintas disiplin ilmu yang mampu menghadirkan edukasi kesehatan yang aplikatif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membangun budaya hidup sehat di kalangan remaja.
