Ruddi Setiawan Resmi Jabat Kapolda Aceh Gantikan Marzuki
ACEHPUBLIKA.com | BANDA ACEH — Kapolda Aceh resmi berganti kepemimpinan. Irjen Pol Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima Pataka “Machdum Sakti” dari pejabat lama, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dalam upacara farewell parade di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (6/7/2026). Penyerahan pataka itu menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus keberlanjutan pengabdian di tubuh Polda Aceh.
Upacara sertijab Kapolda Aceh ini berlangsung khidmat dan dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Irwasda, para pejabat utama, Kapolres jajaran, hingga Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Sari Ruddi Setiawan bersama Ny. Ira Marzuki.
Sebelum upacara dimulai, Ruddi Setiawan lebih dulu disambut lewat rangkaian tradisi kehormatan, mulai dari jajar kehormatan, laporan kesatuan, pengalungan bunga, tarian adat Aceh, hingga tradisi Pedang Pora saat memasuki Lobby Mapolda Aceh.
Dalam sambutan perpisahannya, Marzuki Ali Basyah menyebut pergantian pucuk pimpinan sebagai bagian wajar dari dinamika organisasi untuk menghadirkan semangat baru tanpa memutus kesinambungan pengabdian. Ia berterima kasih atas loyalitas seluruh personel selama masa kepemimpinannya dan menegaskan capaian yang diraih merupakan kerja kolektif, bukan hasil satu orang. Ia turut menitip pesan agar personel terus memperkuat semangat “Polda Aceh Meutuah” lewat sinergi bersama TNI, ulama, dan tokoh masyarakat, serta menjaga soliditas dan profesionalisme kerja.
Sementara itu, Kapolda Aceh yang baru, Ruddi Setiawan, mengaku memiliki ikatan emosional dengan Aceh karena pernah bertugas sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh pada 2021. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting menjalankan amanah barunya. Mantan Kapuslitbang Polri ini berkomitmen melanjutkan program positif para pendahulu sambil menghadirkan inovasi pelayanan publik demi mewujudkan Polri yang presisi dan humanis.
“Keberhasilan institusi hanya dapat dicapai apabila seluruh personel memiliki satu semangat, satu tujuan, dan satu komitmen,” tegasnya, seraya meminta dukungan dan masukan dari seluruh jajaran.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan laporan satuan di Aula Machdum Sakti, serta rapat paripurna Bhayangkari di Gedung Presisi. Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pelepasan Marzuki Ali Basyah beserta istri, diiringi Drum Band Satbrimob Polda Aceh, sebagai penghormatan atas dedikasinya memimpin Polda Aceh.
