KAI Commuter Blacklist Ibu Viral Pencium Kamper
ACEHPUBLIKA.com — KAI Commuter telah mem-blacklist seorang ibu yang viral karena mencium kamper di dalam kereta. Kejadian tersebut mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Leza, ibu tersebut berisik, meracau, dan mencium kamper bulat berwarna pink. Tidak ada petugas di gerbong saat kejadian, sehingga penanganan terhadap situasi tersebut terlambat. KAI Commuter berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Leza menyampaikan bahwa KAI Commuter menempatkan 2 hingga 3 petugas Pengamanan Kereta (PAM Walka) di setiap perjalanan. Ia juga berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap penumpang yang melakukan tindakan berbahaya di KRL. Penumpang diminta melaporkan tindakan mencurigakan kepada petugas PAM Walka yang ada di kereta.
Leza mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menciptakan budaya penggunaan transportasi publik yang aman dan nyaman. Kejadian ini viral setelah dibagikan oleh penumpang bernama Elsa Azzahra di akun Threads. Dalam video, ibu itu terlihat duduk dan mencium kamper, yang membuat penumpang lain merasa tidak nyaman.
Elsa, yang berada di kereta jurusan Manggarai-Bogor, merasakan kehebohan saat ibu tersebut marah-marah dan tidak jelas. Setelah memberikan kursinya, ibu itu mulai berbicara tidak jelas dan mengganggu penumpang lainnya.
