Audiensi KONI Subulussalam dengan Wali Kota Subulussalam.
ACEHPUBLIKA.com — Wali Kota Subulussalam, M Rasyid Bancin, menerima audiensi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Subulussalam. Pertemuan ini bertujuan untuk memaparkan peta kekuatan atlet dan kebutuhan menjelang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya.
Audiensi dilakukan di Kantor Walikota. KONI Subulussalam berharap dukungan lintas sektor untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Seusai audiensi, KONI berencana melanjutkan koordinasi dengan pimpinan DPRK Subulussalam.
Persiapan Atlet Subulussalam Menuju PORA XV
Ketua KONI Kota Subulussalam, Ardhi Yanto, menjelaskan pemetaan kekuatan atlet berdasarkan seleksi internal dan evaluasi Pra-PORA. KONI bertekad meraih medali lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. “Kami menargetkan peningkatan perolehan medali di PORA mendatang,” ucapnya.
Kendala anggaran menjadi perhatian dalam audiensi tersebut. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan finansial, Ardhi Yanto menegaskan komitmen pengurus dan pelatih dalam mempersiapkan atlet secara maksimal. “Kami tetap berusaha meskipun ada kendala finansial,” tambahnya.
Dalam pertemuan ini, KONI juga menginformasikan bahwa pelaksanaan PORA XV diundur menjadi awal Mei 2027. Penundaan ini dilakukan untuk mempertimbangkan pemulihan pascabencana hidrometeorologi, meski nama kegiatan tetap PORA XV/2026.
Wali Kota Subulussalam menyatakan komitmennya untuk mendukung perjuangan atlet. Ia memastikan dukungan melalui pengalokasian anggaran APBK dan fasilitas latihan. “Kami akan mempersiapkan bonus bagi atlet yang meraih medali,” tegasnya.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan legislatif, KONI Subulussalam optimis bahwa kontingen daerah akan mampu bersaing di Aceh Jaya. Hal ini diharapkan dapat mengangkat posisi Subulussalam dalam dunia olahraga tingkat provinsi.[]
Sumber: Haba Publik
