Ibnu Fajar, anggota Pemuda ICMI Aceh yang berpulang.
Aceh Publika – ACEHPUBLIKA.com – Ibnu Fajar, seorang anggota Pemuda ICMI Aceh, telah berpulang ke rahmatullah pada 25 Oktober 2026, akibat komplikasi kesehatan yang dialaminya. Ibnu, yang dikenal sebagai sosok yang aktif, ternyata menjadi korban perokok pasif, meskipun ia sendiri bukan perokok. Kabar tentang kepergiannya menggugah kesadaran akan dampak buruk dari asap rokok bagi kesehatan.
Sebagaimana dilaporkan oleh Media Civitas, Ibnu Fajar meninggal dunia di RS Fakinah Banda Aceh setelah berjuang melawan sakit TBC selama dua tahun. Ia mengalami kesulitan beraktivitas di luar rumah dan sempat dirawat di rumah sakit. Pesan terakhirnya kepada seorang sahabat melalui WhatsApp mencerminkan kondisi kesehatannya yang menurun dan ketidakmampuannya untuk menghindari asap rokok.
Dampak Perokok Pasif yang Mengkhawatirkan
Dalam pesan yang ditinggalkan, Ibnu menekankan bahwa meskipun ia bukan perokok, ia harus menghirup asap rokok dari orang-orang di sekitarnya. Hal ini mengindikasikan bahwa perokok pasif sering kali lebih rentan terhadap penyakit pernapasan. Kondisi ini menunjukkan tantangan bagi banyak orang yang terpaksa berada di lingkungan dengan perokok tanpa pilihan untuk menghindarinya.
Kesedihan atas kepergiannya menjadi pengingat bahwa perokok pasif juga layak mendapat perhatian. Mereka berisiko tinggi terkena berbagai penyakit, termasuk TBC dan kanker paru-paru, meskipun tidak merokok secara langsung. Kesadaran akan bahaya ini perlu ditingkatkan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Pentingnya Kesadaran akan Kesehatan Masyarakat
Kepergian Ibnu Fajar merupakan kehilangan besar bagi komunitasnya. Hal ini mengingatkan kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terkait dengan kebiasaan merokok. Kesadaran akan kesehatan masyarakat harus ditingkatkan untuk melindungi mereka yang tidak merokok dari bahaya asap rokok.[]
Sumber: Media Civitas
