Macron Minta EU Longgarkan Standar BBM untuk Tingkatkan Produksi
Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen untuk melonggarkan standar kualitas bahan bakar Uni Eropa (EU). Permintaan ini bertujuan agar kilang dapat meningkatkan produksi di tengah tingginya harga bahan bakar di Prancis.
Sebagaimana dilaporkan oleh Berita Terkini – ANTARA News, pada Senin (21/9), radio RTL melaporkan bahwa pengemudi di Prancis terpaksa melanggar aturan dengan mengisi kendaraan mereka menggunakan bahan bakar khusus untuk mesin pertanian. Selain itu, sebagian pengendara di Prancis mulai menggunakan minyak rapeseed sebagai bahan bakar alternatif untuk mobil bermesin diesel.
Penyesuaian Standar dan Tindakan Protes di Prancis
Macron juga mendesak von der Leyen untuk meningkatkan porsi biofuel dalam bahan bakar diesel. Selain itu, dia meminta penundaan kewajiban baru EU bagi importir bahan bakar fosil. Tindakan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas Eropa dan meningkatkan pasokan di pasar domestik.
Di hari yang sama, France 3 melaporkan bahwa para nelayan memblokir pelabuhan di kota Cannes. Tindakan ini sebagai bentuk protes atas kurangnya respons pemerintah menghadapi lonjakan harga bahan bakar yang telah mencapai rekor tertinggi. Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure sebelumnya menyatakan bahwa harga bahan bakar akan tetap tinggi untuk waktu yang lama.
