ACEH BESAR | ACEHPUBLIKA.com — Sebuah pekerjaan rutin yang tampak biasa mendadak berubah menjadi peristiwa yang nyaris merenggut nyawa. Seorang pekerja pembongkar baliho di Aceh Besar mengalami luka bakar serius setelah diduga tersengat listrik saat bekerja di atas tiang baliho, Minggu (7/6/2026).

Korban diketahui bernama Mulki Adli (30), seorang mekanik asal Gampong Bukit Meusara, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar. Ia dilaporkan terjatuh dari ketinggian setelah tersengat arus listrik ketika sedang membongkar baliho di Gampong Lambada Peukan, Kecamatan Darussalam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah saksi yang baru keluar dari masjid usai beribadah melihat kerumunan warga di lokasi kejadian dan mendapati seorang pria tergeletak dengan kondisi luka bakar cukup parah.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Darussalam AKP Mursal mengatakan, informasi awal yang diterima menyebutkan korban diduga tersengat listrik sebelum akhirnya terjatuh dari atas tiang baliho.

“Saksi melihat seorang pria sudah tergeletak di lokasi dengan kondisi mengalami luka bakar pada tubuhnya,” ujar AKP Mursal.

Warga bersama aparat kepolisian kemudian bergerak cepat mengevakuasi korban ke RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis.

Meski sempat memunculkan kekhawatiran, korban berhasil selamat. Namun berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, Mulki mengalami luka bakar pada sekitar 40 persen bagian tubuhnya akibat insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya standar keselamatan kerja, khususnya bagi pekerja yang beraktivitas di ketinggian dan berdekatan dengan instalasi listrik.

Tidak sedikit pekerjaan lapangan yang masih dilakukan tanpa perlengkapan keselamatan memadai atau tanpa koordinasi dengan pihak terkait, padahal risiko yang mengintai bisa berujung fatal.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, dokumentasi, serta melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Darussalam juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar lebih serius memperhatikan aspek keselamatan kerja. Menurutnya, pekerjaan di sekitar jaringan listrik aktif harus dilakukan dengan prosedur yang ketat serta menggunakan perlengkapan pengaman yang sesuai standar.

“Koordinasi dengan pihak terkait perlu dilakukan apabila pekerjaan berada di dekat instalasi kelistrikan,” kata AKP Mursal.

Insiden yang menimpa Mulki menjadi bukti bahwa kelalaian sekecil apa pun saat bekerja di dekat sumber listrik dapat berujung pada tragedi. Beruntung nyawanya masih terselamatkan, meski harus menanggung luka bakar yang cukup serius. (Red)

By Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *